Sepatu tak cuma sekadar pelindung kaki, tapi juga salah satu aksesori penting yang bisa memberikan kesan yang keren dan stylish untuk para pria. Alternatif sepatu yang ideal tak cuma meningkatkan penampilan, tapi juga mencerminkan karakter, skor, dan kepribadian seseorang.
Oleh sebab itu, kau perlu memilih sepatu yang ideal dan layak dengan style dan karaktermu. Dalam tulisan ini, akan menyajikan sepuluh brand sepatu pria yang dapat kau masukkan ke dalam outfit of the day-mu!
Apa Saja Rekomendasi Merk Sepatu Pria Branded?
Kami akan mengajakmu menjelajahi sebagian merk sepatu pria ternama yang familiar dengan mutu, desain, dan inovasinya yang memukau. Dapatkan ide merk sepatu pria branded terbaik untuk melengkapi tampilan di bawah!!
1. Veja
Berdiskusi seputar sneakers, Veja yaitu salah satu merk sepatu pria yang tak boleh dilewatkan! Veja didirikan oleh Sébastien Kopp dan François-Ghislain Morillion pada tahun 2004 di Prancis.
Veja diketahui sebagai brand sepatu yang ramah lingkungan dan mengaplikasikan bahan-bahan yang eco-friendly. Tak cuma sustainable, brand ini juga mempunyai desain sepatu yang klasik sekalian nyaman untuk diterapkan.
Skor-skor sosial yang merekat pada Veja membikin brand ini diketahui sebagai sepatu yang eco-friendly dan ethical. Untuk produk pertamanya, Veja mengeluarkan Volley sneaker di tahun 2005 yang diciptakan dari kanvas berbahan katun organik.
Setelahnya, merk sepatu ternama ini meluncurkan sepatu dari kulit yang chrome-gratis dan berasal dari pengrajin kulit yang telah tersertifikasi Gold oleh Leather Working Group. Pun, sebagian sepatu buatan Veja terbukti 100% vegan.
Merk sepatu ini sebetulnya timbul dari kemauan Sébastien dan François untuk membikin sepatu dengan desain yang stylish sekalian ramah lingkungan. Mereka berkeinginan memberikan imbas yang positif ke industri sepatu, lingkungan, dan sosial, lebih-lebih kesejahteraan kaum petani dan buruh.
Veja mensupport kelompok sosial-kelompok sosial lokal dengan berprofesi sama dengan produsen-produsen kecil di Brazil dan Peru, serta memberikan bayaran dan harga yang pantas.
Brand familiar ini sering kali mengaplikasikan bahan-bahan yang upcycled dan sustainable, seperti karet natural dari hutan Amazon untuk sol sepatu, serta katun organik untuk kanvas dan tali sepatu.
Pada tahun 2020, Veja meluncurkan proyek Darwin untuk mengurangi sampah dan mensupport peredaran ekonomi di Prancis dengan mengumpulkan, membersihkan, mendaur ulang, dan membetulkan sepatu-sepatu yang rusak atau telah usang.
2. ON
ON menjadi salah satu merk sepatu sport yang diketahui di kalangan pelari. Brand sepatu ini disusun oleh Olive Bernhard, David Allemann, dan Caspar Coppeti pada tahun 2010 di Swiss.
Ketiga sahabat yang bersuka cita berlari ini menggagas brand ON sebagai format kecintaan mereka kepada olahraga berlari dan dedikasi mereka untuk menolong para pelari di semua dunia.
ON senantiasa menekankan seandainya sepatu mereka diciptakan oleh atlet untuk para atlet. Pernyataan ini timbul sebab Bernhard terbukti yaitu pelari profesional yang telah pensiun dan sempat menjadi Ironman champion sebanyak enam kali dan world duathlon champion sebanyak tiga kali.
Sesudah pensiun, Bernhard berupaya untuk mencari sepatu lari yang bisa meningkatkan sensasi dikala berlari, layaknya berlari di atas awan. Dia mengawali pandangan baru ini di tahun 2009 dan berjumpa dengan Allemann dan Coppeti, hingga akibatnya mendirikan brand sepatu ON di tahun 2010.
Sebulan sesudah meluncurkan sepatu pertamanya, ON sukses menyabet ISPO Brandnew Award dan akibatnya mulai diketahui oleh masyarakat luas sebab tipe sepatu mereka dan teknologi yang diterapkan untuk membikin sepatu yang mensupport sensasi dikala berlari.
Sepatu buatan ON sesuai untuk para pelari sebab merk sepatu ini diketahui dengan teknologi cushion di sepatunya, adalah CloudTec®. Tak cuma nyaman, sepatu buatan ON juga mempunyai teladan yang stylish.
3. Prada
Prada tak cuma diketahui dengan pakaian dan ranselnya saja, sebab luxury brand ini juga memproduksi sepatu yang tidak keok trendy dan berkwalitas tinggi. High end brand ini diciptakan oleh Mario Prada pada tahun 1913 di Italia.
Semenjak permulaan, Prada telah memproduksi dan memasarkan barang-barang berbahan kulit hingga akibatnya merambah ke dunia mode. Tidak tanggung-tanggung, fashion house ini pun sukses merebut perhatian Keluarga Kerajaan Italia dan kaum aristokrat.
Pada tahun 1919, Prada ditunjuk sebagai supplier sah dari Keluarga Kerajaan Italia dan menorehkan lambang The House of Savoy Coats of Arms, yang yaitu simbol Keluarga Kerajaan Italia, di logo segitiganya yang ikonis.
Luxury brand legendaris ini diketahui dengan desain sepatunya yang estetik, minimalis, dan sleek. Seluruh sepatu Prada diciptakan dari bahan kulit yang premium, sehingga nyaman diterapkan dan bendung lama.
4. Tod’s
Tod’s yaitu salah satu merk sepatu pria branded yang sering kali diperbincangkan di dunia mode pria. Luxury wear asal Italia ini disusun oleh Filippo Della Valle pada tahun 1920-an.
Bermula dari pabrik pembuat sepatu, Tod’s mengawali perjalanan mereka dengan memproduksi sepatu untuk merk-merk sepatu di Amerika dari tahun 1950 sampai 1960-an, seperti Bergdorf Goodman dan Saks Fifth Avenue. Di kala ini, Tod’s belum memproduksi sepatu dengan labelnya sendiri.
Tod’s mulai memproduksi merk sepatu mereka sendiri dikala berada di bawah naungan Diego Della Valle, yang yaitu cucu dari Filippo Della Valle pada tahun 1970-an.
Nama Tod’s mulai melejit dikala mereka meluncurkan sepatu edisi The Gommino yang terinspirasi dari driving shoes di era ‘70-an. Sampai dikala ini, The Gommino konsisten menjadi sepatu Tod’s yang ikonis.
Merk sepatu branded pria ini mengaplikasikan bahan-bahan yang berasal dari Italia dan diciptakan secara handmade. Tod’s menekankan desain sepatu yang kontemporer, profesional, dan elegan. Walaupun kelihatan formal, sepatu keluaran Tod’s konsisten sesuai diterapkan untuk acara kasual, lho!
5. Salvatore Ferragamo
Serupa dengan Tod’s, luxury brand Salvator Ferragamo juga diketahui dalam dunia fashion pria. High end brand ini diciptakan oleh desainer sepatu Salvatore Ferragamo pada tahun 1927 di Italia.
Semenjak belia, Salvator telah menampilkan atensi dan bakatnya dalam merancang sepatu. Di umur 11 tahun, dia belajar cara kerja pembuatan sepatu di kota Naples, Italia, yang diketahui sebagai kota pembuatan luxury shoes.
Salvatore memastikan untuk hijrah ke Amerika meniru saudara-saudaranya di umur 16 tahun. Di sana, pengalaman dan skill-nya dalam merancang dan membikin sepatu kian terasah.
Salvatore mulai menyadari seandainya sepatu yang diciptakan di Italia masih jauh lebih bagus ketimbang di Amerika, inilah yang menjadi spot di mana dia mulai terinspirasi untuk membikin merk sepatunya sendiri.
Sesudah menorehkan namanya di hollywood, Salvatore kembali ke Italia untuk membikin fashion house-nya sendiri, Salvatore Ferragamo.
Mulanya luxury brand ini cuma berkonsentrasi pada merancang, memproduksi, dan membikin footwear untuk para wanita. Tapi, pelan-lahan, Salvatore Ferragamo mulai merambah ke busana, aksesori, sampai parfum untuk pria dan wanita.
Sepatu keluaran high end brand ini tak cuma diketahui dengan mutu, desain, dan kenyamanan, tapi juga pengaplikasian bahan-bahannya. Salvatore Ferragamo menggunakan bahan-bahan yang unik dan eksotis, seperti kulit buaya, kulit domba, dan pun kulit ikan.
Salvatore Ferragamo sudah menjadi salah satu brand sepatu yang diketahui dengan keunikan dan originality dari desainnya. Sekiranya berkeinginan mengoleksi sepatu pria dari luxury brand asal Italia ini, kau dapat melirik Anson Gancini Print Low Top Sneakers Black Grey dan Plain Toe Oxford Calfskin Leather Black.
6. Off-White
Para pecinta streetwear dan sneakers tentunya telah terkenal dengan fashion house Off-White yang mempunyai gaya artsy, unik, dan trendy. Luxury brand ini didirikan oleh desainer Amerika Serikat, Virgil Abloh, pada tahun 2012 di Italia.
Fashion brand yang sering kali berkolaborasi dengan public figure dan brand-brand ternama lainnya ini berkonsentrasi pada gaya streetwear yang kelihatan mewah sekalian estetik dan modern.
Sebelum mendirikan Off-White, Virgil telah pernah magang di Fendi, mendesain merchandise serta album art dari Kanye West, dan membuka usaha modenya dengan label Pyrex Vision. Tapi, namanya mulai melejit dikala ia membikin Off-White.
Berkat latar belakangnya di bidang arsitektur dan desain, rancangan-rancangan Off-White kelihatan unik dan estetik. Logo Off-White, white arrows, terinspirasi dari garis-garis diagonal pada kota-kota di Amerika yang ikonis. Virgil memasukkan gaya khas Amerika ke dalam packaging, logo, dan produk-produknya.
Off-White sering kali berkolaborasi dengan fashion house dan merk-merk ternama, seperti Nike, Jimmy Choo, dan Timberland. Tak cuma menangani Off-White, Virgil juga menjadi creative director di Louis Vuitton.
Sepatu-sepatu pria yang dirancang dan diciptakan oleh Off-White benar-benar ideal untuk kau yang bersuka cita gaya streetwear eksperimental yang trendy. Kau dapat mengecek Out of Office ‘OOO’ Slim Sneakers Mesh dan Leather White Brown dan Vulcanized Low-Top Sneakers Canvas Leather White Blue.
7. Bally
Bally diketahui dengan desainnya yang classy, clean, dan sleek. Merk sepatu branded pria ini berasal dari Swiss dan disusun oleh Carl Franz Bally pada tahun 1851. Oleh sebab itu, mutu dan bahan dari sepatu Bally tak perlu diragukan lagi.
Carl mulanya cuma melakukan pabrik produsen pita sutra yang telah dikelola oleh keluarganya secara turun temurun. Tapi, suatu hari, dia terpikir untuk membuka perusahaan yang memproduksi sepatu kulit handmade.
Bersama dengan saudaranya, Carl membikin Bally & Co di tahun 1851 dan mempekerjaan pengrajin sepatu asal Jerman. Di kala itu, segala cara kerja produksi sepatu dilaksanakan di ruang bawah tanah rumahnya.
Carl membangun pabrik pertama Bally di tahun 1854 dan mempekerjakan sekitar 500 pengrajin sepatu. Seiring berjalannya waktu, luxury brand ini mulai menjamur ke pelbagai negara, seperti Prancis, Australia, dan Jepang.
Hingga dikala ini, setiap produk Bally diciptakan di Swiss dan generasi-generasi desainer yang terlibat dalam cara kerja pembuatan sepatu high-end brand ini konsisten mengaplikasikan gaya crafting yang inovatif dan klasik sekalian kontemporer.
Tak berkeinginan tertinggal, Bally berkolaborasi dengan ilustrator dan artis film wanita ternama, seperti Karl Moser, Robert Mallet-Stevens, dan Andree Putman.
Sekiranya bersuka cita dengan gaya sepatu pria yang minimalis, sleek, dan modern, kau dapat mengecek Nicor Leather Derbies Loafers Black dan Parsal Grained Leather Loafers Taupe dari Bally.
8. Balenciaga
Tak cuma ransel dan busana, desain sepatu dari Balenciaga juga kelihatan cool dan stylish. Luxury brand asal Spanyol ini didirikan oleh Cristóbal Balenciaga pada tahun 1918. Mulanya, Balenciaga mempunyai tujuan permulaan untuk menunjukkan karakter wanita yang kuat, mandiri, dan inspiratif. Seiring bertambahnya waktu, brand ini juga melebarkan koleksinya untuk para pria.
Fashion brand ini menonjolkan teladan sepatu yang sleek sekalian futuristik, unik, dan trendy. Di balik rancangannya yang estetik, sepatu buatan Balenciaga konsisten nyaman diterapkan dan durable sebab terbuat dari material yang berkwalitas tinggi. Desain dari sepatu Balenciaga ergonomis dan bisa mempunyai komponen insole yang cushioned.
Serupa dengan Off-White, sepatu karya Balenciaga juga sesuai untuk menyempurnakan outfit of the day yang sporty atau bergaya streetwear. Kau dapat melirik Runner Sneaker Mesh and Nylon Black Men dan Speed Sneakers All Black.
9. Burberry
Berdiskusi seputar sepatu pria yang stylish sekalian durable, karenanya tak afdol seandainya tak membahas fashion brand Burberry yang diketahui dengan desain Burberry Check-nya yang ikonis.
Luxury brand Burberry dibangun oleh Thomas Burberry pada tahun 1856 di Inggris. Tak cuma mempunyai motif yang khas dan original, Burberry juga diketahui dengan materialnya yang kuat dan berkwalitas tinggi
Thomas berkeinginan merancang busana yang nyaman dan bendung di semua cuaca, lebih-lebih di dikala musim hujan. Melewati pandangan baru ini, fashion house Burberry sukses menjadikan dan mematenkan kain gabardine yang awet, bendung air, dan ringan pada tahun 1888.
Tren Burberry kian melonjak saat mereka mulai memasukkan motif kotak-kotak yang trendy di produknya. Motif inilah yang kini ini diketahui sebagai Burberry Check.
Sekiranya berkeinginan sepatu pria yang stylish sekalian bendung lama, kau dapat mengecek sepatu-sepatu karya Burberry, seperti Nylon Suede Vintage Check Sneakers White Multi Men dan Vintage Check Cotton Sneakers Archive Beige.
RTP itu sendiri merupakan istilah yang mengacu pada tingkat rtp pengembalian bagi pemain dalam jangka panjang. Dalam konteks slot online, rtp live dihitung berdasarkan data statistik yang dikumpulkan dari ribuan putaran mesin slot.
Baca Juga : Sejarah dan Jenis Sepatu Loafer yang Jarang Dikenal